Anak adalah anugerah yang dijaga dan dikasihi dengan baik oleh orang tua. Sebagai orang tua, mereka menginginkan agar anak mampu tumbuh dengan sehat, cerdas dan kreatif. Apalagi jika sudah masuk pada masa golden age yang mana pertumbuhan pada fase ini memang harus diperhatikan. Sifat anak adalah meniru apa yang ia dengar, lihat dan lakukan orang lain. Maka untuk meningkatkan kreatifitas anak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para orang tua.


Mengapa kreatifitas itu penting? Anak yang berpikir kreatif akan memiliki banyak sekali hal unik di dalam otaknya. Ia mampu melihat jalan keluar dari setiap permasalahan yang dihadapinya. Mampu menciptakan sesuatu yang tak bisa dilakukan oleh orang lain. Dengan kreatifitas yang ia miliki, bukan tidak mungkin si kecil akan tumbuh menjadi orang sukses nantinya.

6 Cara Meningkatkan Kreatifitas Anak

1. Tidak Memaksa

Jangankan orang tua, anak-anak pun juga tidak suka ketika mendapat perlakuan dipaksa. Mereka bisa merasa stress dan menyebabkan kreatifitas jadi mati. Memaksa juga akan membunuh imajinasi serta ide yang mereka miliki. Ada banyak contoh anak yang akhirnya tidak berani untuk mengembangkan pemikirannya ketika dilarang atau dipaksa oleh orang tua. Mereka pada akhirnya mengikuti arus yang ada yang monoton meski berlawanan dengan apa yang diinginkannya.

2. Ajak Bermain

Usia anak adalah usia bermain meski para orang tua tetap harus membatasinya. Mereka butuh hiburan dan juga berbagai hal yang mendidiknya. Tetapi, yang menjadi PR adalah bagaimana menumbuhkan suasana bermain sekaligus mengedukasi? Kreatifitas anak bisa meningkat jika Anda mengajaknya bermain dengan pesan khusus di dalamnya. Misalnya mengajarkan cara meminta maaf dan meminta tolong yang baik.

3. Bebaskan untuk Berkreasi


Ada yang bilang bahwa ketika ada anak kecil di rumah maka kondisi rumah akan jauh dari kata bersih dan rapi. Hal ini tak lain karena anak-anak suka sekali bermain atau bahkan mencorat coret dinding. Meski dirasa sulit tetapi cobalah untuk memberi ruang pada anak agar mereka bebas melakukan sesuatu yang diinginkan asal masih dalam batas wajah. Berikan permainan dengan tujuan membangun dan membentuk apapun sesuai keinginan anak.

4. Beri Pertanyaan Kreatif

Kreatifitas anak juga bergantung pada komunikasi orang tua padanya. Berikan pertanyaan yang ringan tetapi bisa menjadikan mereka berpikir lebih dalam. Meski hal ini terkesan sepele tetapi jika dilakukan dengan benar, Anda bisa memicu kreatifitas mereka dengan baik. Beri pertanyaan seputar cita-cita yang ingin ia capai dan jenis pekerjaan apa yang ia kerjakan nanti ketika dewasa.

5. Beri Tantangan

Pepatah mengatakan bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Anda bisa memberinya tantangan untuk memicu keberanian yang muncul dari dalam diri si anak. Kalaupun mereka mengalami ketakutan di awal, Anda bisa memberinya tantangan secara bertahap. Jika si kecil tidak bisa mengatasi ketakutannya, sebaiknya tetap tidak dipaksakan. Kreatifitas biasanya muncul pada kondisi terdesak meski tidak semuanya bisa mengalami hal tersebut.

6. Bangun Hubungan Sosial

Perlu dipahami bahwa kreatifitas bukanlah tentang diri sendiri saja. Tetapi juga dengan hubungan sosial di sekitarnya. Sebagai orang tua, Anda bisa membangun sosial dengan relasi. Cara ini akan dicontoh oleh si kecil. Membangun hubungan sosial dengan lingkungan sekitarnya juga merupakan kreatifitas yang sebaiknya juga dimiliki si kecil.

Ada banyak cara untuk membantu meningkatkan kreatifitas anak. Mulai dari mengajaknya bermain, memberi tantangan, membangun hubungan sosial dan lain sebagainya. Satu hal yang terpenting adalah tidak memaksakan si kecil menjaadi yang bukan dirinya. Berikan ruang bebas untuk anak mampu berekspreasi dan berkreasi sesuai keinginannya asal dalam batas wajar.

Artikel Terkait

1 komentar untuk Cara Meningkatkan Kreatifitas Anak

Bijaklah dalam berkomentar Sobat...
Komentar selalu dimoderasi...
Klik Tab Emoticon, untuk mengetahui kode icon...